Arus Baru Islam Radikal (Transmisi Revivalisme Islam Timur Tengah)
Judul : Arus Baru Islam Radikal (Transmisi Revivalisme Islam Timur Tengah)
Penulis : M. Imdadun Rahmat
Penerbit : Erlangga
Tahun terbit : 2005
Sinopsis Buku
Gerakan revivalisme Islam ( kebangkitan) Islam merupakan fenomena yang menarik yang telah melanda seluruh dunia Islam. Gerakan yang mencakup berbagai corak kegiatan ini telah berhasil menorehkan berbagai kemajuan bagi umat Islam, sekaligus diwarnai oleh berbagai problem hingga tragedi kekerasan.
Berbagai fenomena yang mengindikasikan adanya gerakan revivalisme Islam ini adalah menguatnya warna warna keagamaan dalam sistem pendidikan, parlemen dan birokrasi, dan partai politik. Selain itu, adanya aktor gerakan Islam baru juga menjadi bukti adanya revivalisme Islam . Aktor gerakan Islam baru ini berbeda dengan aktor gerakan Islam yang lama, seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al Washliyah, Jamaat Khair, dan sebagainya.
Organisasi - oraganisasi baru ini memiliki basis ideologi, pemikiran, dan strategi gerakan yang berbeda dengan ormas-ormas Islam yang ada sebelumnya. Berbagai organisasi baru ini memang memiliki platform yang beragam, namun pada umumnya memiliki kesamaan visi, yakni pembentukan 'negara Islam' (daulah islamiyah) dan mewujudkan penerapan syariat Islam, baik dalam wilayah masyarakat maupun negara. Secara umum mereka juga menganut paham salafisme radikal, yakni berorientasi pada penciptaan kembali masyarakat salaf (generasi Nabi Muhammad SAW dan para sahabat) dengan cara keras dan radikal. Bagi mereka, Islam pada masa kaum salaf inilah yang paling sempurna, karena jauh dari berbagai tambahan atau campuran (bid'ah) yang dipandang mengotori Islam.
Organisasi tersebut diantaranya adalah Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, dan Dakwah Salafi.
1. Ikhwanul Muslimin
Adalah sebuah organisasi pergerakan Islam kontemporer yang paling besar yang didirikan oleh Hasan Al Banna di Mesir tahun 1928. Agenda gerakan yang dilakukan IM meliputi gerakan dakwah melalio media massa, mempersiapkan delegasi dan utusan ke dalam dan luar negri, mendidik anggota sesuai dengan prinsip dan sistem IM, mengupayakan terwujudnya aturan aturan publik yang lebih islami, mendirikan lembaga lembaga amar makruf nahi munkar. Pada mmulaya gerakan ini sangat menarik bagi golongan bawah, tapi lambat laun gerakan ini menyebar juga ke kaum intelektual dan beberapa pemimpin berpengaruh.
2. Hizbut Tahrir
Hizbut Tahrir adalah partai politik Islam yang didirikan oleh Taqiyuddin An Nabhany di Al Quds Palestina pada tahun 1952. Agenda utama parpol ini adalah membangun kembali sistem Khilafah Islamiyah dan menegakkan hukum syariat Islam dalam realitas kehidupan. Kegiatan parpol ini meliputi pendidikan dan pembinaan umat dengan saqafah(wawasan) Islam, melancarkan pertarungan pemikiran, dan aktivitas politik. Dari keseluruhan aktivitasnya, yang paling menonjol adalah kegiatan kampanye untuk menolah sistem politik yang berasal dari Barat, misalnya konsep nasionalisme, demokrasi, trias politika, kedaulatan rakyat, sistem kekuasaan turun temurun, hukum sekuler dan konsep politik lain yang dianggap tidak berasal dari syariat Islam.
3. Gerakan / Jamaah Salafi
Sebenarnya, tidak ada institusi formal yang menjadi tempat bernaung kaum salafiyun. Dakwah kaum salafiyun ini merupakan Islam dalam totalitasnya. Di zaman modern aliran salafiyah kembali muncul lewat syekh Muhammad bin Abdul Wahab. Ia ingin membebaskan setelah terkungkung dalam bid'ah. Aliran Wahabi ini tidak menyebut dirinya sebagai slaah satu aliran pemikiran atai salah satu orientasi tertentu dalam Islam, tetapi menyatakan diri sebagai jalan lurus Islam.
Buku setebal 185 halaman ini memiliki kelebihan yaitu ketika kita membacanya, maka kita terasa sedang menelusuri kembali proses berdirinya gerakan gerakan Islam baru ini dan menyelami pola gerakan yang membuat aktor aktor baru ini memiliki simpatisan yang besar dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu juga, isinya juga cukup ringkas sehingga pembaca tidak merasa bosan saat membacanya. Namun, ketika ada sumber tentang suatu kalimat, sumbernya diletakkan di belakang sehingga ketika pembaca merasa bingung dan ingin mencari sumber aslinya, mereka harus kembali ke belakang untuk melihat sumber aslinya.
Tapi secara umum buku ini layak dan patut untuk dibaca terutama oleh pemuda yang kini hampir banyak yang terjerat gerakan gerakan baru Islam tersebut .
Sumber buku : Perpustakaan Universitas Negeri Yogyakarta
Oleh Rifqy Mungalim
http://uny.ac.id
http://library.uny.ac.id http://library.uny.ac.id/sirkulasi/index.php?keywords=Arus+baru+islam+radikal&search=search
Blog Pribadi. Berisi hal yang mungkin tidak perlu anda baca, tapi perlu saya tulis. Cilacap - Purwokerto - Jogja
Senin, 02 September 2019
Rabu, 28 Agustus 2019
Teka Teki Penyebab Gempa Bumi Menurut Sebagian Orang Jawa
Di suatu malam, saya pernah mendengar sebuah kisah dari kakek saya. Dan kisah ini pada akhirnya hampir sama dengan pengetahuan yang kita dapatkan di sekolah. Kisah ini adalah tentang adanya gempa bumi atau dalam bahasa jawa 'lindu'.
Kakek saya mengawali ceritanya dengan bertanya kepada saya, 'Apa penyebab gempa bumi?' . Lalu spontan saya jawab ' sebagian besar gempa bumi disebabkan oleh lempeng bumi '. Lalu kakekku hanya tersenyum dan tertawa ringan.
Lalu dia menjawab , ' ingin tahu penyebab gempa menurut orang jawa kuno?' lalu aku mengangguk saja tanda setuju. Lalu beliau kembali meneruskan penjelasannya. ' gempa bumi itu terjadi karena bergeraknya naga yang ada di dalam tanah yang dalam. Naga itu ada di seluruh jagat raya.
Dan naga itu tidak berpindah tempat, tapi naga itu hanya bergerak saja. Coba bayangkan, naga hanya bergerak, tapi goncangannya sangat dirasakan di muka bumi, apalagi kalau naga itu berpindah tempat
Bisa hancur dunia ini. Dan mungkin hal ini akan terjadi besok saat hari kiamat, hehe' jelas kakek saya, dengan tawa kecil di akhirnya.
Hm, jujur saja aku saat itu belum paham apa yang kakek katakan. Tiba tiba kedua orangtuaku memanggilku dan menyuruhku untuk izin kepada kakek untuk pulang, mengingat waktu sudah malam.
Saat tiba di kamar tidur, langsung kurebahkan badanku di kasur yang cukup untuk mengistirahatkan badanku. Sebelum tidur, aku tiba tiba teringat kata kata kakek tadi tentang penyebab gempa bumi. Ya tentang naga tadi.
Sejenak kupikir pikir, ternyata lumayan mirip juga dengan apa yang kupelajari di sekolah. Ternyata naga yang disimbolkan dengan warna merah itu sejalan dengan api atau magma yang ada di dalam bumi. Dan benar saja itu bisa saja menimbulkan gempa bumi. Dan benar pula kalau naga atau magma itu ada di seluruh jagat bumi.
Ya mungkin benar juga kalau magma itu hanya bergerak. Coba saja kalau magmanya bepindah tempat, maka bisa jadi hancur seluruh muka bumi ini. Ya ini sesuai dengan keadaan saat di hari kiamat.
Ya.. Ini semua adalah penafsiran saya. Mohon maaf jika terdapat kekeliruan, dan berkenan untuk memberi komentar di kolom komentar. Terimakasih
Selasa, 27 Agustus 2019
Hamba yang menghambakan dirinya kepadaNya
Mungkin kalian sudah sering mendengar perihal bahwa kita sebenarnya adalah hamba. Namun dalam pengaplikasiannya kita jarang sekali melaksanakan penghambaan diri kita kepadaNya , entah itu disengaja ataupun tidak. Tidak percaya? Ingin buktinya? Yap. Disini saya akan sedikit berbagi cerita yang jujur saja cerita ini sangat menampar hati dan pikiran saya.
Ya! Pelajaran hidup seusai solat jumat
Kulihat seorang penjual es serut yang masih semangat dan dengan penuh optimis menawarkan dagangannya. Beliau mengayuh sepedanya dengan hati hati agar tidak jatuh, mengingat usianya tak lagi muda, sehingga tenaga dan keseimbangannya berbeda dengan dulu saat beliau muda. Sekali kali, dia menawarkan dagangannya dengan memencet terompet sederhana sebagai tanda bagi orang orang bahwa telah datang penjual es serut.
Ya kembali ke persoalan awal. Padahal, jika dilihat dari sudut pandangku, sekarang sudah tidak jamannya es seperti itu, karena es seperti itu sudah jarang peminatnya. Sekarang adalah jamannnya es krim , es es yang sering jadi iklan di tv maupun sosial media, yang katanya rasanya lebih nikmat dan lebih higienis.
Tapi, kulihat bapak2 dengan pipi yang sudah dempot masih tetap semangat untuk menjajakan dagangannya. Beliau seakan akan tak menggubris pikiran orang orang sekitarnya. Karena penasaran, akhirnya saya berpura pura membeli es serut tersebut. Sembari menunggu pesanan es serutku, kuberanikan diri untuk bertanya tanya kepada bapak bapak penjual es tersebut. Awalnya hanya basa basi, namun akhirnya aku berani bertanya, 'Maaf Pak. Kalau boleh bertanya tapi maaf mungkin pertanyaan saya agak menyinggung perasaan Bapak. Kalau menurut pemikiran saya, es serut itu sudah tidak jamannya untuk saat ini. Tapi mengapa Bapak masih saja berjualan es serut ini? ' . Sambil memberi pesanan es serut kepada saya, beliau menjawab, ' Iya mas, mungkin menurut Anda benar. Tapi saya juga punya keyakinan mas. Bahwa Tuhan sudah menyiapkan rezeki untuk setiap hambanya, dan Pembagian ini tidak akan mungkin salah alamat. Atas dasar itulah saya tetap berjualan es serut ini. Selain itu, semua ini juga saya lakukan sebagai salah satu bentuk pengamalan ilmu yang pernah saya dapat waktu mengaji di "langgar" saat kecil dulu. Dulu, salah satu guru saya pernah berkata ,' Lek, tigas kita semua adalah menghamba kepada yang patut untuk disembah, yaitu Tuhan kita. Jadi, saat kalian melakukan suatu pekerjaan atau usaha, usahakan niat kalian hanya sebagai salah satu bentuk penghambaan kita kepada Tuhan. Sudah cukup itu. Masalah hasil nya nanti, itu urusan Tuhan. Toh, tugas kita kan hanya berusaha, bukan untuk menentukan hasil dari apa yang kita usahakan.'
Seketika itu, aku mengucapkan terimakasih dan membayar dengan uang sesuai pesananku. Saat melangkah menjauhi bapak bapak tadi, aku mencoba untuk mengulangi apa yang beliau ucapkan. Lalu akhirnya kutemukan sebuah makna yg sangat dalam.
Ya inilah pelajaran untukku,
Tugas kita hanya lah mengabdi.
Bukan mengabdi kepada omongan orang lain, tapi mengabdi kepada Tuhan.
Ya seperti bapak2 tadi, dia tetap mengabdi dengan caranya sendiri, yaitu berdagang.
Intinya kita mengabdi. Karena kita hanyalah diperintah untuk berusaha, bukan menentukan hasil dari usaha kita.
Intinya, berusahalah dan bekerjalah sesuai passion kalian . Niatkan semua itu sbg salah satu bentuk penghambaan diri kita kepadaNya.
Langganan:
Komentar (Atom)
